Hal ini menegaskan bahwa pertumbuhan tanpa fondasi justru memperbesar risiko.
Dari sini, terdapat pelajaran yang jelas. Popularitas dapat membuka peluang, tetapi tidak dapat menggantikan kompetensi. Kepercayaan perlu diimbangi dengan sistem yang kuat. Dan ekspansi harus diiringi kesiapan, bukan sekadar optimisme. Pada akhirnya, bisnis bukan hanya soal ide atau momentum, melainkan tentang kemampuan mengelola kompleksitas secara konsisten.
Kasus Menantea mengingatkan bahwa di balik kesuksesan awal, terdapat proses panjang yang menuntut disiplin dan kehati-hatian. Tanpa itu, pertumbuhan justru dapat menjadi awal keruntuhan. Popularitas membuka jalan, tetapi hanya sistem dan kompetensi yang menjaga keberlangsungan.
★Dosen di Fakultas Psikologi UST Owner Harmonia Psychocare
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






