Sementara, menurut penelitian Raudhatul Athfal, bahwa proses kognisi meliputi berbagai aspek seperti persepsi, ingatan, pikiran, simbol, penalaran, dan pemecahan masalah-masalah. Dengan demikian perkembangan kognitif merupakan aspek yang sangat penting untuk dikembangkan. Karena, melalui perkembangan kognitif anak dapat memeroleh kemampuan dalam berpikir, memecahkan masalah dan mengembangkan kemampuan logika dalam perkembangan anak selanjutnya.
Hal ini didukung dengan jumlah persentase yang tinggi ketika menghitung dari hasil implementasi bahwa anak mampu mengenal warna sangat baik dan cepat karena dibantu dengan cara memainkan yang menarik dan jarang dijumpai anak. Sebagian besar anak mampu mengenal warna dan hampir pada semua anak, waktu yang dibutuhkan untuk membentuk warna sama.
Dari kondisi yang dijelaskan di atas dan berdasarkan teori-teori dalam penjelasan tulisan ini, dapat dipahami bahwa media pembelajaran pengenalan warna yang dibuat pada permainan rubik ini dapat membantu proses pembelajaran media warna kepada anak karena media dapat dimainkan di mana saja dan kapan saja. Dan, anak mampu meningkatkan keterampilan melipatnya. Proses melipat pada media yang dibuat juga berfokus pada kemudahan anak dalam mengenal warna karena menarik.
Refrensi
Athfal, Raudhatul. (2020). Pengembangan Media Rubik’s Cube Color Fuld Terhadap Kemampuan Pengenalan Warna Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Vol. 4, No. 1 Juni
Hernia, Hesti. 2013. Kemampuan Mengenal Warna Pada Anak Usia 4-5 tahun. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





