Cepat, Lugas dan Berimbang

Jangan Melanggar Perintah Tuhan

Berdasarkan sabda Tuhan ini, perintah Tuhan menjadi dasar segala ciptaan dan keberadaan makhluk apa saja, termasuk manusia di dunia ini. Bahkan perintah Tuhan menanam dan menumbuhkan benih kegembiraan dan sukacita dalam hidup kita. “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku … sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh” (Yoh 15: 10-11). Perintah Tuhan membuat sukacita ilahi hadir secara penuh dalam diri dan hidup kita.

Berdasarkan beberapa sabda Tuhan ini, perintah Tuhan yang terungkap di dalam bentuk perkataan atau firman sungguh merupakan fundasi keberadaan kita sebagai ciptaan. Kita tidak akan hidup dan berada di dunia ini tanpa perintah Tuhan. Perintah Tuhan membuat kita hidup dan berada sebagai ciptaan Tuhan. Perintah Tuhan membuat kita bergembira dan bersukacita dalam hidup, Perintah Tuhan menyebabkan kegembiraan dan sukacita ilahi ada secara penuh dalam hidup kita.

Sebab itu, janganlah kita berani-beraninya melanggar perintah Tuhan seperti raja Yoas. Kalau kita melanggar perintah Tuhan, kita tidak akan hidup dan tidak akan memiliki hidup di dunia ini, tetapi kita dapat mati dan mendatangkan kematian bagi orang lain seperti halnya raja Yoas. Maka nasihat Amsal amat konkrit dan manusiawi bagi kita: “Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu. Berpeganglah pada perintahku dalam hatimu. Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah pada loh hatimu” (Ams 7: 1-3).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN