Jalur Golowelu-Coal Rusak Parah, Mendagri Ingatkan APBD untuk Bangun Jalan dan Sekolah Bukan tuk Gaji Timses

oplus_131072

infopertama.com – Sejumlah titik ruas jalan Golowelu-Lewur, di Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, rusak parah, warga mengaku kesulitan saat hendak mengakses jalur tersebut.

Tampak, banyak lubang menganga, bebatuan bekas terlford nyaris tak teratur, yang sesewaktu membahayakan keselamatan pengendara.

Kondisi itu, diakui sudah terjadi sejak lama. Namun Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat terkesan abai.

Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Golowelu, lantas mengambil inisiatif untuk mengajak umatnya agar secara bergotong-royong melakukan perbaikan. Tenaga dan material berasal dari swadaya umat.

Kondisi yang sama parahnya juga bisa disaksikan di jalur Golowelu – Ranggu. Titik paling parah mulai dari Pata hingga Ranggu sulit tuk anda menemukan sisal aspal. Bahkan, kontur jalan lebih pas tapi enggan disebut sebagai kali mati.

Atas berbagai ketimpangan ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kini melontarkan peringatan keras kepada seluruh kepala daerah agar tidak lagi merekrut tenaga honorer baru.

Ia menilai praktik tersebut selama ini telah menjadi salah satu penyebab membengkaknya belanja pegawai daerah dan bahkan kerap dijadikan sarana balas jasa politik pasca Pilkada oleh kepala daerah.

Tito juga mengingatkan bahwa tujuan utama APBD bukan untuk memperbesar birokrasi, melainkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang berkualitas.

“APBD harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, membangun jalan, memperbaiki sekolah, meningkatkan layanan kesehatan, bukan justru habis untuk merekrut pegawai yang terlalu banyak,” tegasnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel