Hati Suci Melahirkan Kegembiraan

Buah Kesucian Hati Santa Perawan Maria

Salah satu buah kesucian Hati Santa Perawan Maria adalah kegembiraan dan sukacita. “Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelebungi aku dengan jubah kebenaran” (Yes 61: 10).

Kegembiraan dan sukacita dalam kutipan Yesaya ini diungkapkan dengan amat jelas dan padat oleh Santa Perawan Maria dalam ‘FIAT’-nya. “Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku” (1: 46). Jiwa dan hati Santa Perawan Maria penuh kegembiraan dan sukacita, itu terjadi karena hatinya suci dan tak bernoda.

Kegembiraan Lahir Dari Kesucian Hati

Kita pasti tidak sama dengan Santa Perawan Maria. Kita tidak mendapat panggilan khusus dan istimewa seperti Santa Perawan Maria. Tetapi kita pasti bisa bergembira dan bersukacita seperti Santa Perawan Maria. Kita bisa bergembira dan bersukacita, karena Roh Kudus turun juga atas kita dan masuk ke dalam hati kita. Kehadiran Roh Kudus memberi terang dan jalan serta sekaligus peringatan kepada kita agar hati kita perlu selalu bersih, suci dan layak bagi Tuhan, bagi sesama dan bagi diri.

Ketika hati kita bersih, suci dan layak, hati dan hidup kita akan gembira dan sukacita. Tetapi bila hati kita penuh noda dosa, kegembiraan dan sukacita tidak menjadi bagian hidup kita. Noda dosa dan kejahatan mengusir jauh-jauh kegembiraan dan sukacita dari hati dan hidup kita. Kita menjadi orang yang suka murung, cemberut, sedih. Kita bahkan bisa menjadi amat emosional dan suka marah-marah bila dosa dan kejahatan tetap bersarang di dalam hati dan pikiran kita serta dalam diri dan hidup kita.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel