“Penguatan mutu tidak hanya diarahkan pada aspek penyelenggaraan program, tetapi juga pada proses pembelajaran dan kapasitas sumber daya manusia di LPTK,” ujarnya.
Peserta mendapatkan penguatan mengenai optimalisasi pembelajaran mikro atau micro teaching/micro counseling dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), produktivitas publikasi ilmiah dan karya inovatif, serta peningkatan kualitas dosen.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Direktorat PPG dalam mewujudkan perluasan akses, keterjangkauan, peningkatan mutu, dan relevansi PPG dengan kebutuhan pemenuhan guru profesional di Indonesia.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan LPTK penyelenggara, revitalisasi PPG diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem pendidikan profesi guru yang bermutu, adaptif, dan berkelanjutan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







