Area adaptasi sebenarnya adalah satu persiapan hati untuk menatap jauh ke depan mengenai satu orientasi hidup. Di sinilah manusia bisa saja alami kegoncangan, ketidakpastian serta berhadapan dengan selaksa pertanyaan tanpa jawaban pasti. Bagaimanapun setidaknya kita bertarung untuk mengubah cara berpikir yang usang dan suram. Sebab, jika tak demikian, kita sedikit pun bakal tak sanggup bergerak untuk satu kisah move on yang sehat.
Namun…..
“Di atas semuanya,” si bijak merenung, “Menyesuaikan diri berarti menemukan Allah dari kepastian masa lampau dan Allah dari dunia kita yang kita kenal jauh lebih besar dari itu semua. Dia adalah Allah dari masa transisi kita yang sulit. Dan adalah Allah dari masa depan kita yang belum pasti…”
Iya, adaptasi menantang kita untuk sungguh ‘terpaku menatap langit dan memandang bumi. Di sini dan sekarang ini. Dan walau dalam serba ketakmenentuan, toh kita tetap beriman dan penuh penyerahan pada Allah segala kepastian….
Verbo Dei Amorem Spiranti
Collegio San Pietro – Roma
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





