Bunda Maria juga menegaskan “option for the poor” atau pilihan Tuhan kepada orang kecil dan tak berdaya ini dalam FIAT-nya berikut ini: “Ia (Tuhan) meninggikan orang-orang yang rendah”, kecil, miskin dan sederhana ( Luk 1: 52).
Dari sabda Tuhan ini, orang kecil, miskin dan sederhana tidak akan ditinggalkan atau diabaikan oleh Tuhan. Malahan Tuhan akan mengutamakan mereka, memperhatikan dan mengangkat derajad hidup mereka. Entah apa cara-caranya, itu tetap menjadi ‘rahasia’ atau urusan Tuhan.
Sikap Kita Terhadap Orang Kecil Dan Sederhana
Sebagaimana yang Tuhan lakukan, hendaklah semua orang dan semua kita menunjukkan perhatian, komitmen dan kepedulian kepada orang-orang kecil, miskin dan sederhana dalam hidup. Paling kurang kita tidak melakukan kejahatan terhadap mereka. Apabila kita melakukan kejahatan dalam bentuk apa saja terhadap mereka, akibatnya, kesulitan dan masalah, bahkan penderitaan sudah siap menimpa kita atau sudah siap menjadi pengalaman hidup kita.
Akibat yang konkret seperti dialami oleh bangsa Israel, misalnya, kita bisa saja menjadi ‘lumpuh’ dan tak berdaya. Meskipun kita kuat dan memiliki kekuatan, namun kekuatan kita menjadi tidak berdaya. Meskipun kita cepat dan memiliki kecepatan seperti pahlawan, tetapi kita tidak dapat berlari dan melarikan diri. Kita akan mengalami guncangan apa saja dalam hidup. Kita tidak dapat luput dan meluputkan diri dari kejaran apa saja dan siapa saja. Bila kita kaya raya, bisa saja dalam tempo singkat kita menjadi orang yang miskin papa. Bahkan kita bisa menjadi ‘gila’ seperti orang yang ‘lari telanjang’.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





