Bertobat: Mencabut Akar Kejahatan dari dalam Hati
Biarkanlah Hati kita terus berkembang di dalam kasih kita kepada ALLAH, bergumul bersama dengan ALLAH setiap hari dan bertobat, supaya kita kembali ke dalam pelukan KerahimanNya.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Ada banyak akar kejahatan di dalam hati kita yang membuat kita kehilangan kasih kita kepada ALLAH dan sesama. Akar-akar kejahatan itu kerap membuat kita terpisah dari cinta kasih ALLAH. Kita tidak setia lagi, cepat marah, cepat emosi. Kemudian kita kurang lagi bertekun dalam doa dan berbuat baik. Lebih cepat menaruh dan mengawetkan dendam di dalam hati kita ketimbang menaruh dan mengawetkan kasih dan pengampunan. Masih banyak lagi, akar-akar kejahatan yang mesti kita sadari sekarang dan mulailah mencabutnya satu per satu.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Hari ini, kita kembali mendengarkan kotbah YESUS di atas bukit. Yesus berkata kepada para muridNya bahwa jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahlit Taurat dan orang-orang farisi, alian tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Jalinan relasi yang dekat, akrab dan intim dengan YESUS harus membawa sebuah perubahan di dalam hidup. Demikian yang YESUS harapakan dari para muridNya [termasuk kita saat ini] Kedekatan pata murid [dan kita] dengan YESUS, pun harus membawa sebuah perubahan yang total mulai dari cara melihat, cara merasakan, cara berpikir dan cara bertindak.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS,
Mata, hati, pikiran dan perbuatan kita adalah pintu masuk bagi kejahatan. Kejahatan mengintip di setiap mata, hati, pikiran dan perbuatan kita untuk membawa kita menjauh dari KASIH ALLAH. Kejahatan menawarkan kenikmatan yang membuat mata kita merasa puas, hati merasa teduh, pikiran merasa tenang dan perbuatan kelihatan menyenangkan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





