“Anemia tidak hanya menyebabkan kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah, tapi juga meningkatkan risiko kematian ibu saat persalinan,” jelasnya.
Rekomendasi: Perlu Kolaborasi Semua Pihak
Paskalinda M. Y. Bandur, S.Tr.Keb., M.K.M dalam pemaparannnya menympaikan bahwa untuk Menyikapi masalah Animea pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan keluarga dalam menanggulangi anemia pada ibu hamil.
Edukasi rutin, kampanye kesadaran gizi, serta peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas menjadi beberapa rekomendasi dari penelitiannya.
“Pengetahuan bisa ditingkatkan melalui penyuluhan, dan sikap bisa dibentuk lewat pendekatan yang humanis dan berkesinambungan,” tutup Paskalinda.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






