Pacarku Dijemput Pacarnya

1784861

Kalimat terakhir itu lolos begitu saja, meninggalkan rasa getir yang luar biasa di lidah Gavin—bahkan lebih pahit daripada sesendok bubuk kopi tanpa gula.

Inilah kenyataan paling absurd sekaligus paling hancur yang harus dihadapi Gavin. Alina bukan sekadar milik orang lain; Alina adalah tunangan orang lain. Dan yang paling mengiris hati Gavin, di dalam perut Alina, ada kehidupan kecil yang sedang tumbuh. Anak Aris.

Jalinan yang Rumit

Hubungan mereka tidak dimulai dengan drama romantis yang berapi-api. Mereka bertemu di sebuah LSM Kesehatan internasional yang membuka program pengadaan fasilitas medis dan gizi buruk di wilayah pelosok Manggarai. Gavin adalah seorang analis data kesehatan, sementara Alina adalah seorang perawat lapangan yang tangguh dan cekatan.

Aris dan Alina sebenarnya sudah saling kenal sejak masa-masa berseragam putih-abu-abu karena mereka berada di satu SMA yang sama di Ruteng. Namun, benih-benih cinta baru benar-benar tumbuh dan mekar ketika mereka memasuki bangku perkuliahan pada tahun 2008.

Hubungan itu langsung diuji oleh jarak yang membentang ribuan kilometer. Alina memilih menetap untuk menyelesaikan pendidikan D3 Keperawatan, sementara Aris harus bertolak ke Jawa untuk mengambil program S1 di Yogyakarta.

Puncaknya, di tengah masa kuliah yang masih berjalan, mereka resmi bertunangan di Ruteng dengan pesta adat keluarga yang mengikat kedua belah pihak.

Namun, sebulan setelah acara pertunangan besar di kota dingin ini, sebuah garis dua muncul di testpack Alina. Mereka ceroboh di bawah euforia ikatan resmi, namun keadaan tidak berpihak pada pernikahan cepat. Aris harus segera kembali ke Jogja untuk melanjutkan kuliah S1-nya yang belum selesai.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel