Cepat, Lugas dan Berimbang

Otoritas Tertinggi Pada Seorang Pemimpin

Dalam kondisi itulah, Petrus tampil dan berdiri sebagai pemimpin. Sebagai pemimpin ia angkat bicara dan berkata bahwa ‘sejak semula Allah telah memilih’ dia di antara para rasul dan penatua-penatua, supaya dengan perantaraan mulutnya’ bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya’ kepada Tuhan.

Dalam kata-katanya ini, otoritas kepemimpinan Petrus tidak berasal dari manusia, tetapi berasal dari Allah. Allah sendiri, dan bukan manusia, telah memilih dia sejak lama. Otoritas kepemimpinan Petrus ini memiliki dasar pada perintah dan penegasan Yesus sendiri. Ketika Yesus bertanya kepada para murid-Nya mengenai siapakah Dia menurut mereka, Petrus langsung menjawab: ‘Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!’ Kata Yesus kepadanya: ‘Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga” (Mat 16: 16-19).

Intinya, Petrus menjadi pemimpin bukan karena kehendaknya sendiri dan bukan pula karena pilihan manusia, tetapi benar-benar merupakan pilihan, ketetapan dan keputusan Tuhan. Isi dari tugas kepemimpinan yang Tuhan berikan kepadanya itu terdiri dari 2 bagian utama. Pertama, pada tingkat dunia Petrus menjadi fundator pendirian Gereja dan sekaligus menjadi pemimpin Gereja atau jemaat atau pemegang kunci Kerajaan Sorga. Kedua, ia menjadi pewarta atau pemberita Injil bagi bangsa-bangsa agar mereka percaya. Dengan perantaraan mulutnya bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Dengan kata lain tanpa komando otoritatif dari kepemimpinan yang ada padanya, tidak ada pewartaan dan pemberitaan Injil yang sah kepada bangsa-bangsa lain di dunia ini.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN