Hal itu berarti bila kita berada dalam posisi sebagai orang yang baik, benar dan adil, Tuhan tentu akan membela kita seperti halnya raja Hizkia. Tuhan tidak akan membiarkan kita sendirian berhadapan dengan para pelaku kekerasan dan ancaman. Ia pasti menjaga dan melindungi kita serta memelihara dan mengamankan kita. Dalam situasi amat terdesak kita mesti yakin seperti Rasul Paulus: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Flp 4: 13).
Kekuatan kita pada saat amat terdesak adalah Tuhan. Dengan kekuatan Tuhan, segala perkara, tantangan dan kesulitan atau kesesakan, ancaman, penderitaan dan kesusahan apa saja dapat kita tanggung’ bersama Tuhan sendiri yang adalah “Pembela bagi kita” (Rm 8: 34).
Sebagai Pembela kita, Tuhan akan membenarkan dan memenangkan kita di hadapan pelaku ancaman. Sebab itu, percayalah terus kepada Tuhan. Serahkan diri kita kepada-Nya dan bukan kepada manusia pelaku ancaman dan kekerasan selama hidup di dunia ini.
Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





