“Sebagai alternatif, pestisida nabati muncul sebagai solusi yang ramah lingkungan dan tidak menguras biaya.” Ujar Vendri Nganas, mahasiswa Fakuktas Pertanian UNIKA Ruteng.
Pantauan media, usai melakukan sosialisasi, para mahasiswa KKN Integratif 2024 lintas fakultas ini langsung melakukan pembuatan pestisida nabati bersama masyarakat.
Sementara itu, Marselus Rabu, salah satu warga mengapresiasi para Mahasiswa KKN Unika yang telah berbagi pengetahuan mereka di bangku kuliah untuk mengatasi hama tanaman para petani desa Watu Lanur.
“Kami di sini kesulitan dalam membasmi hama tanaman karena hanya mengandalakan pestisida kimia. Namun, keluhan kami direspon baik oleh anak-anak kami yang KKN ini.” Ujar Marselus usai kegiatan.
Menurutnya, respon baik dari para mahasiswa membuat kami semua sangat antusias sebab bahan-bahan dasar pembuatan Pestisida Nabati sangat mudah kami dapatkan di sini. Kami tidak perlu lagi mengeluarkan uang lebih untuk beli pestisida ke depannya.
Marselus berharap, pembuatan pestisida nabati ini bisa dilaksanakan di desa atau tempat lain yang juga membutuhkan solusi pembasmian hama pada tanaman.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





