Di beberapa desa dan kelurahan lainnya, masing-masing tercatat satu korban meninggal dunia. Di Desa Cireng, korban meninggal adalah Maria Naus (92, P) akibat tertimpa bangunan. Di Desa Karot, Stefanus Jedaut (92, L) meninggal dunia di rumah akibat syok. Di Desa Bea Mese, Fabian Evita Jas (P) meninggal tertimpa bangunan di rumah, diikuti Kristina Srimurti (P) dari Desa Golo Lanak dengan penyebab serupa.
Korban meninggal lainnya yakni Rosalia Didung (68, P) di Desa Riung dan Monika Impe (70, P) di Desa Ladur yang keduanya meninggal di rumah akibat tertimpa bangunan. Sedangkan di Kelurahan Tenda, Herlina Matildis Bire (43, P) meninggal dunia di Rumah Sakit akibat syok, serta Agustinus Magul (L) dari Kelurahan Pau yang juga meninggal dunia di rumah akibat syok.

Data Korban Luka dan Pengungsian
Selain korban meninggal dunia, posko penanggulangan bencana mencatat 32 orang mengalami luka berat dan 104 orang mengalami luka ringan. Sementara itu, total pengungsi hingga pukul 15.15 WITA telah mencapai 12.549 jiwa.

Para pengungsi saat ini tersebar di berbagai titik lokasi pengungsian sementara di beberapa kecamatan:
Kecamatan Langke Rembong (Total: 235 jiwa): Tersebar di RSUD Ruteng (150 jiwa), Susteran SSFC (9 jiwa), Asrama Sta. Angela (45 jiwa), Disabilitas Tuna Netra Gewak 2 (26 jiwa), dan Disabilitas Tuna Rungu Watu (5 jiwa).
Kecamatan Reok & Reok Barat (Total: 5.973 jiwa): Tersebar di Posko Barang Kolong, Golo Sita, Tengku Romot (2.515 jiwa), Puskesmas Reo (63 jiwa), Pesantren Reo (243 jiwa), Posko Robek (1.500 jiwa), Lemarang (508 jiwa), dan Posko Paralando (1.144 jiwa).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












