Ruteng, infopertama.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah. Hingga Senin, 17 Agustus 2026 malam pukul 19.16 WITA, total korban jiwa tercatat mencapai 27 orang.
Penambahan satu korban jiwa terbaru dilaporkan atas nama Maria Naus (92), warga Desa Cireng. Korban menghembuskan napas terakhir di Puskesmas setelah sempat mendapat perawatan akibat tertimpa bangunan rumah.

Berdasarkan data rekapitulasi penanganan bencana, sebagian besar korban meninggal dunia disebabkan oleh tertimpa bangunan rubuh saat gempa terjadi, beberapa korban meninggal akibat syok (shock), serta satu korban dilaporkan meninggal akibat tenggelam.

Sebaran Korban Meninggal Dunia per Wilayah
Wilayah Kecamatan Reok menjadi area terdampak paling parah dengan jumlah korban jiwa terbanyak, yakni mencapai 13 orang. Korban meninggal dunia di wilayah ini terdiri dari Resny (21, P), Faisal (42, L), Habibi (7, L), Ruslin Ahmad (61, L), Hamidi (70, L), Asyiah (76, P), Stefano Bernadito (37, L), Hendrikus Gampur, Yurnia Yuldis, Supriyadin, Yustiana Rominsiana Mbawo, serta Heliani Plate yang seluruhnya meninggal di rumah akibat tertimpa bangunan. Selain itu, terdapat satu korban atas nama Rahman Ahmad (37, L) yang meninggal akibat tenggelam di Pantai Waso Matim.
Di Kecamatan Reok Barat, tercatat empat korban jiwa akibat tertimpa bangunan rumah, yaitu Mustari (65, L), Rinto Harahap (45, L), Bunga Sari (40, P), dan Bibeng (50, P).
Sementara itu, dua korban meninggal dunia dari Desa Wae Mulu tercatat atas nama Manus Tangkang dan Yohana Madi yang menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit akibat tertimpa bangunan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel













