infopertama.com – Gempa bumi Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan di beberapa lokasi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat guncangan terjadi pada pukul 06.55 WITA. Episentrum gempa terletak pada koordinat 9,7 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Pihak otoritas memastikan guncangan ini tidak berpotensi memicu tsunami.
Dampak kerusakan salah satunya terjadi di Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka.
Kepala Desa Weepangali, Fransiskus Umbu Gete, mengonfirmasi bahwa guncangan gempa menyebabkan 10 rumah warga di wilayahnya mengalami rusak berat yang tersebar di Dusun 2 dan Dusun 4.
Selain di Desa Weepangali, kerusakan bangunan pemukiman juga dilaporkan terjadi di Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi. Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah masih melakukan pendataan lapangan dan belum merilis jumlah pasti keseluruhan kerusakan fasilitas maupun rumah warga.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah ini.
Kendati demikian, kuatnya guncangan sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah lantaran masih menyisakan trauma akibat kejadian gempa di Flores sebelumnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, waspada terhadap potensi gempa susulan, serta selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel










