Korban Jadi 30, Bayi Baru Lahir di Posko Barangkolong Meninggal dalam Perjalanan Menuju Ruteng

Ilustrasi Bayi Baru Meninggal

Wilayah Kecamatan Reok menjadi area dengan dampak terparah dan jumlah korban jiwa terbanyak, yakni mencapai 14 orang. Para korban di wilayah ini antara lain Resny, Faisal, Habibi, Ruslin Ahmad, Hamidi, Asyiah, Stefano Bernadito, Hendrikus Gampur, Yurnia Yuldis, Supriyadin, Yustiana Rominsiana Mbawo, dan Heliani Plate yang seluruhnya meninggal akibat tertimpa bangunan rumah. Selain itu, satu korban lainnya di wilayah Reo bernama Rahman Ahmad meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Waso Matim.

Sebaran korban meninggal lainnya tercatat di beberapa lokasi. Di Kelurahan Tenda, selain Serfolus Barus, terdapat Herlina Matildis Bire yang meninggal akibat syok di rumah sakit. Korban jiwa lainnya akibat tertimpa bangunan tercatat di Desa Cireng atas nama Maria Naus, Desa Bea Mese atas nama Fabian Evita Jas, Desa Golo Lanak atas nama Kristina Srimurti, Desa Riung atas nama Rosalia Didung, serta Desa Ladur atas nama Monika Impe.

 

Sementara di Desa Wae Mulu, dua orang warga bernama Manus Tangkang dan Yohana Madi meninggal di rumah sakit akibat tertimpa bangunan. Di Kecamatan Reok Barat, empat warga yaitu Mustari, Rinto Harahap, Bunga Sari, dan Bibeng juga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumah. Adapun di Desa Karot dan Kelurahan Pau, dua warga masing-masing bernama Stefanus Jedaut dan Agustinus Magul meninggal dunia di rumah akibat mengalami syok.

Selain korban jiwa, posko penanggulangan bencana mencatat dampak luka-luka dan pengungsian yang cukup besar. Sebanyak 32 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 104 orang mengalami luka ringan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel