Korban Jadi 30, Bayi Baru Lahir di Posko Barangkolong Meninggal dalam Perjalanan Menuju Ruteng

Ruteng, infopertama.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah. Total korban jiwa saat ini tercatat mencapai 30 orang setelah adanya laporan penambahan korban terbaru pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Korban jiwa terbaru diidentifikasi seorang bayi baru lahir dari seorang ibu muda atas nama Celina Ocin yang melahirkan di Posko Pengungsian Barangkolong, Reok pada Kamis, 20 Agustus 2026 dinihari.

Usai melahirkan, ibu muda bersama bayinya dirujuk ke RSUD Ruteng, namun saat dalam perjalanan menuju RSUD pada hari yang sama sekitar pukul 02.15 wita bayi baru lahir dinyatakan meninggal.

Selain bayi baru lahir tersebut, korban lain teridentifikasi atas nama Serfolus Barus, pria berusia 60 tahun warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong. Korban mengalami syok berat usai gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Manggarai pada Kamis pagi. Korban sempat dilarikan ke RSUD Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.50 WITA.

Sebelumnya, penambahan korban jiwa juga dilaporkan atas nama Maria Naus, perempuan berusia 92 tahun warga Desa Cireng, yang menghembuskan napas terakhir di Puskesmas setelah tertimpa bangunan rumah.

Berdasarkan data rekapitulasi penanganan bencana, sebagian besar korban meninggal dunia disebabkan tertimpa bangunan roboh saat gempa terjadi, sementara beberapa lainnya meninggal akibat syok dan tenggelam.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel