Kesusahan Pasti Berakhir

Sebaliknya Ia amat mendengarkan dan memperhatikan kita. Intinya, janganlah kita malu atau takut untuk mendekati Tuhan dan berkomukasi dengan DIA.

Dengan sesama kita boleh malu dan takut, tetapi dengan Tuhan, hendaklah kita selalu dekat dan akrab dalam doa. Tuhan adalah Seorang Bapak yang baik. Dia tidak mungkin membentak, mengusir atau menolak kita karena kita merengek, bersedih atau menangis di hadapan-Nya.

Sebaliknya Ia selalu ‘mengasihani’ kita dan menerima kita. Ia selalu menyambut kita dan memeluk apa pun kesulitan dan masalah kita, serta apa pun kesedihan dan kesusahan hidup kita di dunia ini.

Doaku dan berkat Tuhan.
Mgr Hubertus Leteng

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel