Di pasar Nasrudin melihat orang-orang mengerumuni seekor burung kecil, dan mereka berani membelinya dengan harga yang tinggi. “Tentu harga burung dan unggas sudah naik semua” pikir Nasrudin. Dia lalu pulang ke rumah, mengejar dan menangkap burung kalkunnya yang sudah tua. ”Burung kalkun ini pasti harganya beberapa kali lipat daripada burung kecil yang ditawar dengan harga tinggi.” “Tetapi burung kecil itu burung beo, ia dapat berbicara. Nasrudin memandang kalkunnya yang mengantuk-ngantuk di tangannya. Maka spontan saja ia berkata: “Kalkunku ini bisa berpikir”.
Berbicara dan berpikir adalah dua kenyataan yang dilihat oleh Nasrudin pada burung beo dan burung kalkun. Burung beo berbicara dan burung kalkun berpikir.
Sejalan dengan fakta ini, kegiatan manusia berputar antara rohani dan jasmani. Dalam kegiatan rohani, kita berpikir karena kita banyak mendengar Sabda Tuhan. Tetapi di dalam kegiatan jasmani, kita banyak beraksi, berbicara dan bekerja untuk mewujudkan segala hasil permenungan dan pikiran, karena kita banyak mendengarkan SabdaTuhan di dalam kegiatan rohani.
Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





