“Jangan sampai bantuan terlambat hanya karena kita terlalu lama mengatur persoalan administratif di belakang,” ujarnya.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui BNPB serta kementerian dan lembaga terkait.

“Kita mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Ada Bapak Menteri Koordinator, ada BNPB, dan ada seluruh jajaran pemerintah pusat yang bersama-sama membantu penanganan bencana ini. Karena itu, gunakan seluruh dukungan dan sumber daya yang tersedia secara maksimal,” tegasnya.

Dukungan Kesehatan Diperkuat
Menko PMK juga menyampaikan bahwa dukungan sektor kesehatan akan terus diperkuat. Sebanyak empat tenaga medis tambahan akan didatangkan untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Selain tenaga medis, pemerintah juga memberikan dukungan berupa tenda kesehatan dan ambulans yang akan segera diintegrasikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan.
“Alhamdulillah, akan ada tambahan empat tenaga medis, termasuk dukungan tenda kesehatan dan ambulans. Seluruh dukungan tersebut harus segera diintegrasikan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa prinsip utama penanganan bencana adalah menyelamatkan masyarakat terlebih dahulu, memenuhi kebutuhan dasarnya, kemudian bergerak bersama menuju tahap pemulihan.
“Selamatkan masyarakat terlebih dahulu, penuhi kebutuhan dasarnya, kemudian kita bergerak bersama menuju pemulihan agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.”
Menko PMK: Keselamatan Jiwa Menjadi Prioritas
Sejalan dengan arahan Kepala BNPB Suharyanto, Menko PMK Pratikno, menegaskan bahwa keselamatan jiwa merupakan prioritas utama dalam penanganan masa tanggap darurat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












