Kepala BNPB dan Menko PMK Tegaskan Percepatan Penanganan Pengungsi Korban Gempa M7,7 di Reo

Seluruh sumber daya yang tersedia diminta segera dikerahkan untuk membantu masyarakat, termasuk tenda, logistik, makanan, kendaraan, bahan bakar, serta kebutuhan dasar lainnya.

Menko PMK uga meminta jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri dan unsur terkait tidak ragu mengambil langkah cepat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Percepatan Pemenuhan Tenda Pengungsian

 

Dalam penanganan pengungsian, kebutuhan tenda akan dipetakan pada seluruh titik pengungsian di wilayah terdampak.

Tenda berukuran besar akan dimanfaatkan untuk menampung masyarakat dalam jumlah banyak, sementara tenda keluarga dengan kapasitas sekitar enam orang disiapkan bagi keluarga yang membutuhkan tempat pengungsian secara lebih khusus.

Penanganan akan diprioritaskan pada titik pengungsian dengan jumlah warga terdampak terbesar. Setelah kebutuhan di titik utama terpenuhi, penggantian tenda-tenda darurat akan dilanjutkan pada titik pengungsian lainnya.

Pemerintah menargetkan kebutuhan tenda pada sekitar 20 titik pengungsian dapat teridentifikasi dan ditangani secara bertahap dalam waktu tiga sampai empat hari.
Camat dan kepala desa diminta segera mengidentifikasi titik-titik pengungsian serta kebutuhan masyarakat. Pendataan dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri dan masyarakat sehingga setiap kebutuhan dapat segera diinformasikan dan ditindaklanjuti.

Tahap Berikutnya: Pemulihan

Setelah fase penyelamatan jiwa dan tanggap darurat dapat ditangani, perhatian pemerintah akan diarahkan pada tahap pemulihan, termasuk penanganan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang maupun berat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel