Kopi robusta untuk bantuan peremajaan untuk 500 hektar dengan jumlah bibit sekitar 500 ribu bibit.
Dengan total keseluruhan sekitar 1.500 hektar dengan jumlah bibit sekitar 1.300.000 bibit kopi baik arabika maupun robusta yang akan disalurkan kepada para petani.
Win, penanggungjawab PT. Triwana Lestari Abadi yang menangani persemaian bibit kopi di Nanga Labang mengaku bangga ikut berpartisipasi dalam mewujudkan sektor pertanian di Manggarai Timur.
Ia mengatakan, dengan adanya Program Hilirisasi dari Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian kami dari PT. Triwana Lestari Abadi berterima kasih karena ikut mengambil bagian dalam pekerjaan ini.
Pekerjaan ini, kata Win, setidaknya telah menyerap tenaga kerja seratusan orang mulai dari anak-anak hingga orangtua khususnya dalam pengisian polibag.
Demikian Win, berharap CPCL (Calon Petani Calon Lahan) betul betul nantinya memanfaatkan bibit-bibit yang diberikan dapat mensejahterakan petani. Tentu, bila dipelihara dengan baik.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Sentis menilai program Hilirisasi ini peluang karena daerah Manggarai Timur ini merupakan kawasan sentra kopi termasuk kakao.
Dan, berdasarkan hasil penilaian bahwa banyak tanaman baik kakao maupun kopi yang sudah termakan usia sehingga produksinya sudah semakin berkurang.
“Sehingga bantuan ini untuk peremajaan demi kembali meningkatkan produksi hasilnya pada 2 atau 3 tahun mendatang,” ujar Sentis.
Sentis juga mengatakan, bantuan bibit ini akan disalurkan kepada para petani dimulai sejak bulan Oktober 2026 mendatang pada saat musim hujan, sehingga petani langsung segera menanamnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan