Breaking News: Syok Gempa Tadi Pagi, Korban Meninggal Gempa Manggarai Bertambah Jadi 28 Orang

Ruteng, infopertama.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah. Total korban jiwa saat ini tercatat mencapai 28 orang setelah adanya laporan penambahan korban terbaru pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Korban jiwa terbaru diidentifikasi sebagai Serfolus Barus, pria berusia 60 tahun warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong. Korban mengalami syok berat usai gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Manggarai pada Kamis pagi. Korban sempat dilarikan ke RSUD Ruteng untuk mendapatkan pertolongan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.50 WITA.

Sebelumnya, penambahan korban jiwa juga dilaporkan atas nama Maria Naus, perempuan berusia 92 tahun warga Desa Cireng, yang menghembuskan napas terakhir di Puskesmas setelah tertimpa bangunan rumah.

Berdasarkan data rekapitulasi penanganan bencana, sebagian besar korban meninggal dunia disebabkan oleh tertimpa bangunan roboh saat gempa terjadi, sementara beberapa lainnya meninggal akibat syok dan tenggelam.

Wilayah Kecamatan Reok menjadi area dengan dampak terparah dan jumlah korban jiwa terbanyak, yakni mencapai 13 orang. Para korban di wilayah ini antara lain Resny, Faisal, Habibi, Ruslin Ahmad, Hamidi, Asyiah, Stefano Bernadito, Hendrikus Gampur, Yurnia Yuldis, Supriyadin, Yustiana Rominsiana Mbawo, dan Heliani Plate yang seluruhnya meninggal akibat tertimpa bangunan rumah. Selain itu, satu korban lainnya di wilayah Reo bernama Rahman Ahmad meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Waso Matim.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel