Sebaran korban meninggal lainnya tercatat di beberapa lokasi. Di Kelurahan Tenda, selain Serfolus Barus, terdapat Herlina Matildis Bire yang meninggal akibat syok di rumah sakit. Korban jiwa lainnya akibat tertimpa bangunan tercatat di Desa Cireng atas nama Maria Naus, Desa Bea Mese atas nama Fabian Evita Jas, Desa Golo Lanak atas nama Kristina Srimurti, Desa Riung atas nama Rosalia Didung, serta Desa Ladur atas nama Monika Impe.
Sementara di Desa Wae Mulu, dua orang warga bernama Manus Tangkang dan Yohana Madi meninggal di rumah sakit akibat tertimpa bangunan. Di Kecamatan Reok Barat, empat warga yaitu Mustari, Rinto Harahap, Bunga Sari, dan Bibeng juga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan rumah. Adapun di Desa Karot dan Kelurahan Pau, dua warga masing-masing bernama Stefanus Jedaut dan Agustinus Magul meninggal dunia di rumah akibat mengalami syok.

Selain korban jiwa, posko penanggulangan bencana mencatat dampak luka-luka dan pengungsian yang cukup besar. Sebanyak 32 orang dilaporkan mengalami luka berat dan 104 orang mengalami luka ringan.

Sementara itu, total warga yang terpaksa mengungsi tercatat mencapai 12.549 jiwa.
Para pengungsi saat ini tersebar di berbagai titik penampungan sementara dan posko bencana. Di Kecamatan Langke Rembong, sebanyak 235 jiwa mengungsi di RSUD Ruteng, Susteran SSFC, Asrama Sta. Angela, serta fasilitas disabilitas Tuna Netra Gewak 2 dan Tuna Rungu Watu. Di Kecamatan Reok dan Reok Barat, sebanyak 5.973 jiwa tersebar di Posko Barang Kolong, Golo Sita, Tengku Romot, Puskesmas Reo, Pesantren Reo, Posko Robek, Lemarang, dan Posko Paralando.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






