Berhasil Karena Tuhan

Dalam hidup di dunia ini, kata nabi Yesaya, sabda atau ‘firman Tuhan kita tetap selama-lamanya.’ Itu berarti kita dapat bertahan dan tetap selamanya bertahan untuk hidup dan untuk melakukan pekerjaan apa saja sampai berhasil, hanya bila kita tetap mendengar dan mengikuti sabda Tuhan, tetap mematuhi dan mentaati firman serta perintah-Nya.

Sebab itu bila kita melakukan pekerjaan apa saja, jangan lupa mendengarkan apa sabda Tuhan, apa kata-kata-Nya, apa kehendak dan rencana-Nya, apa mau-Nya Dia. Kita mungkin memiliki keahlian atau skill yang hebat untuk melakukan pekerjaaan apa saja, tetapi tanpa sabda Tuhan, semua keahlian dan skill manusia tidak pasti menjamin terjadinya kesuksesan, keberhasilan dan keselamatan hidup dan pekerjaan kita.

Lebih dari itu, bila kita sudah berhasil dalam pekerjaan dan usaha kita, jangan kita lupa kenal dan ingat Tuhan dan bersyukur kepada-Nya. Kita mesti sadar bahwa kita tidak bekerja dan berjuang sendiri dari awal sampai akhir. Meskipun tersembunyi, Tuhan pasti sudah terus ikut dan terus terlibat dalam pekerjaan kita, sehingga kita mampu sampai berhasil. Ingat sabda Tuhan: “Di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (Yoh 15: 5). Dalam seluruh proses pekerjaan apa saja, kita tidak akan mampu berbuat apa-apa sampai berhasil, bila kita tidak bersatu dan menyatu dengan Tuhan.

Suatu hari Nadus pergi ke rumah Nasrudin. Begitu mendengar ketukan di pintu, Nasrudin melongok dari jendela dan bertanya: ‘Siapa itu?” “Saya” jawab Nadus. “Ya, tapi saudara siapa?” Tanya Nasrudin. “Saya ini menantu Tuhan. Maukah saudara menerima saya untuk menginap di rumah ini?” “Tunggu dulu,” jawab Nasrudin. Nasrudin pun pake jubahnya dan sepatu, lalu keluar rumah menuju gereja, sedangkan Nadus ikut dari belakang. Sampai di Gereja, Nasrudin membuka pintu gereja dan berkata: “Silahkan masuk saudara, ini adalah rumah mertua Anda” {Humor Sufi: Nasrudin Kedatangan Menantu Tuhan, Internet, Garut, 30/4/2022}.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel