Baptisan Yohanes dan Baptisan Roh Kudus

Inti dari baptisan Yohanes dalam hal ini adalah pertobatan. Itu berarti orang mesti meninggalkan cara hidup lama dan mengenakan cara hidup baru. Cara hidup lama ditandai dengan dosa dan kejahatan. Tetapi melalui pertobatan, dosa dan kejahatan harus dihentikan atau dimatikan. Kita harus bertobat atau berubah dari cara hidup penuh dosa dan kejahatan, lalu berubah untuk menjadi cara hidup penuh berkat dan rahmat Tuhan.

2). Baptisan Roh Kudus

Ada perbedaan tipis antara baptisan Yohanes dan baptisan Roh Kudus. Fokus dari baptisan Yohanes adalah pertobatan dari dosa dan kejahatan. Sedangkan baptisan Roh Kudus berfokus pada Yesus. Orang yang menerima baptisan Roh Kudus terarah kepada Yesus. Roh Kudus membawa manusia untuk lebih dekat dan akrab pada Yesus.

Memang secara ideal orang harus bersih dan membersihkan diri dari berbagai jenis dosa dan kejahatan, agar bisa lebih dekat dan akrab dengan Yesus. Akan tetapi dalam baptisan Roh Kudus, bukan terutama manusia mencari Tuhan, tetapi Tuhan mencari dan mendekati manusia.

Manusia sendiri tidak mampu untuk datang kepada Tuhan dan tinggal dekat dan akrab dengan Tuhan. Dosa dan kejahatan menjadi penghalang utama bagi manusia untuk datang mendekati Tuhan.

Namun kemurahan dan belas kasih, kerahiman dan kasih sayang Tuhan tidak menjadi halangan bagi kita untuk bertemu dengan Tuhan. Berkat kemurahan dan belas kasih-Nya serta berkat kerahiman dan kasih sayang-Nya, bukan lagi manusia mencari Tuhan, tetapi Tuhan sendiri mencari manusia. Tuhan datang ke dunia ini bukan untuk mencari orang yang saleh dan benar, tetapi untuk mencari orang yang berdosa dan orang yang ‘hilang’ karena dosa dan kejahatan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel