Cepat, Lugas dan Berimbang

Arnoldus Bangkit: Harapan Tumbuh dari Pekarangan dan Pendampingan Inklusif

infopertama.com – Arnoldus Bombar, atau yang akrab disapa Anok (22), pemuda asal Desa Lentang, kini menunjukkan perubahan signifikan dalam kehidupannya. Sebelumnya, Anok lebih banyak menghabiskan waktu dalam kesunyian di kamar tidur. Sebagai penyintas gangguan pikiran, ia kerap menarik diri dari lingkungan sekitar, menjalani hari-hari tanpa aktivitas berarti dan minim interaksi sosial.

Perubahan mulai terlihat ketika Anok bergabung dalam Program Pastoral Diakonia, hasil kerja sama Yayasan Ayo Indonesia dengan Missionprokur SVD Swiss/SDW. Melalui pendekatan lejong, yakni dialog dari hati ke hati yang memosisikan semua orang setara, Anok perlahan membangun kembali relasi sosial, rasa percaya diri, serta motivasi untuk menjalani hidup yang lebih produktif.

Saat ini, Anok aktif mengolah pekarangan rumah dan kebun keluarga seluas sekitar lima are. Bersama kedua orang tuanya, ia menanam berbagai jenis sayuran, antara lain wortel, daun bawang, dan labu (pumpkin). Dari hasil kerja keras tersebut, keluarga Anok berhasil memperoleh pendapatan hingga jutaan rupiah, khususnya dari penjualan labu. Aktivitas bertani ini tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi sarana pemulihan dan pemberdayaan diri Anok.

Menurut pengakuan kedua orang tuanya, perubahan perilaku Anok sangat terasa. Ia kini terbiasa bangun pagi sekitar pukul 05.00 Wita untuk mengisi air di bak toilet di samping dapur, kemudian menyiram sayuran di pekarangan depan rumah. Selain itu, Anok juga memberi pakan ternak milik keluarga, yakni babi dan kambing, sebagai bagian dari rutinitas paginya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN