Berita  

Yayasan Ayo Indonesia Promosikan Pendekatan dan Model Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi kepada Pemdes Terong

Pada akhir kegiatan pertemuan informal itu, Kepala Desa Terong, Wakil dari BPD, Ketua PSE Paroki Narang, dan Wakil dari kelompok tani disaksikan oleh Yayasan Ayo menandatangani dokumen komitmen yang isinya, antaral lain,

Bidang Ekonomi dan Pangan

1). Pengembangan hortikultura dan pangan lokal (sorgum) untuk Tujuan ekonomi, Ekologi dan Gizi (mencegah stunting), 2). Mendorong petani khususnya petani usia produktif untuk mengembangan wirausaha hortikultura secara organik, 3). Memberi perhatian pada peningkatan ekonomi dari kelompok-kelompok rentan, seperti Kelompok Tani Wanita (KWT), Para Penyandang Disabilitas dan Keluarga-Keluarga dari Para Penyandang Disabilitas. Dan, 4). Meningkatkan Kapasitas petani tentang melek keuangan.

Bidang Kesehatan

1) Menyadarkan masyarakat tentang kesehatan melalui upaya preventif, seperti penyuluhan-penyuluhan tentang Gizi, Stunting, Sanitasi (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat/STMBM), Informasi tentang bahaya HIV/Aids dan pengolahan makanan bergizi. Dan, 2) Gerakan membangun kebun Gizi di setiap Rumah Tangga dan pelatihan pengolahan pangan lokal (sorgum) untuk mencegah stunting.

Bidang Lingkungan Hidup

1) Mengupayakan aksi ekologis dengan kegiatan konservasi air dan mengurangi lahan kritis melalui penanaman pohon. 2) Mengembangkan Pertanian Organik Karbon untuk mengatasi dampak Perubahan Iklim, dan Menyadarkan masyarakat tentang bahaya dari Perubahan Iklim.

Kepada para peserta pertemuan Theodorus Atong, menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan yang termuat dalam dokumen komitmen ini akan didiskusi pada Musrenbangdes untuk penyusunan RKPDes dan APBDes Desa Terong Tahun 2024. Sedangkan dalam pelaksanaannya nanti kita menerapkan pendekatan kolaborasi, pelibatan pihak-pihak, seperti orang-orang muda, kelompok-kelompok tani, kelompok perempuan, tokoh agama, PSE Paroki Narang, dan Yayasan Ayo Indonesia

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel