Berita  

Yayasan Ayo Indonesia Promosikan Pendekatan dan Model Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi kepada Pemdes Terong

Ke depannya, ungkap Rikhard, Yayasan Ayo Indonesia atas dukungan Missionprokur SVD Steinhausen Swiss akan melakukan suatu survey pasar di Cancar, Ruteng, Lembor dan Borong untuk mengetahui perilaku pasar khususnya terkait permintaan dan suplai. Informasi atau data yang diperoleh dari survey ini, tutur Rikhard, akan menjadi pedoman dalam menentukan jenis sayur yang harus ditanam, pola dan waktu tanam yang tepat (market oriented) dari para peserta program sehingga 3 K, yaitu Kontinyu, Konsisten dan Kualitas dalam kegiatan produksi menjadi budaya bertani.

Dengan cara kerja demikian, lanjutnya, petani-petani kita bisa bersaing dengan petani-petani dari luar daerah yang tampaknya menguasai beberapa jenis sayur-sayuran di Pasar Ruteng, Lembor, Borong dan Cancar bahkan juga di pasar labuan bajo. Petani-petani manggarai kelihatannya kurang mampu bersaing, padahal usaha-sayuran sangat menjanjikan untuk mengatasi persoalan kemiskinan di Manggarai, jumlah orang miskin menurut data BPS Tahun 2022 sebanyak 69.680 jiwa, pengeluran mereka per bulan nilainya di bawah Garis Kemiskinan (kurang dari Rp535.547,00).

Dengan cara kerja demikian, lanjutnya, petani-petani kita bisa bersaing dengan petani-petani dari luar daerah yang tampaknya menguasai beberapa jenis sayur-sayuran di Pasar Ruteng, Lembor, Borong dan Cancar bahkan juga di pasar labuan bajo. Petani-petani manggarai kelihatannya kurang mampu bersaing, padahal usaha-sayuran sangat menjanjikan untuk mengatasi persoalan kemiskinan di manggarai. Jumlah orang miskin menurut data BPS Tahun 2022 sebanyak 69.680 jiwa, pengeluran mereka per bulan nilainya di bawah Garis Kemiskinan kurang dari Rp535.547,00.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel