Berita  

Yayasan Ayo Indonesia Promosikan Pendekatan dan Model Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi kepada Pemdes Terong

Florianus Rasi, Distrcit Officer Program Advokasi di Yayasan Ayo Indonesia yang berkesempatan untuk berbicara tentang Permendesa PDTT Nomor 8 Thn. 2023 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 berpendapat bahwa apa yang Yayasan Ayo Indonesia lakukan dalam pendampingannya selama ini sejalan dengan Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2023. Misalnya, Yayasan Ayo Indonesia selalu mendorong dan memberikan dukungan kepada petani untuk menjadikan usaha pengembangan horti sebagai sumber pendapatan utama. Selain itu, Ayo indonesia juga sudah sedang berupaya membagun sumber daya manusia petani dengan memberikan motivasi dan pengetahuan, agar petani mampu bangkit dan memiliki kapasitas dalam bertani.

Dia menambahkan, Permendesa PDTT Nomor 8 tahun 2023 mengamanatkan agar Dana Desa diarahkan untuk pemulihan ekonomi masyarakat setelah masa pandemi Covid 19 berakhir, penanganan bencana alam, dan non alam. Ini semua sudah dikerjakan oleh Ayo Indonesia selama ini sehingga tidak ada salahnya jika pihak terkait, misalnya Pemerintah Desa untuk mengadopsi praktek baik yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Ayo Indonesia ini pada program pemberdayaan sosial ekonomi secara terpadu di level desa.

Pada sesi penyampaian tanggapan dari pemangku kepentingan di Desa Terong, Bernadus Gatot Paino, Ketua PSE Paroki Narang mengatakan bahwa apa yang sudah sedang dikerjakan oleh Yayasana Ayo Indonesia bersama Pemerintah Desa dan para petani sesuai dengan komitmen Gereja Keuskupan Ruteng pada Tahun 2023 yang dicanangkan sebagai Tahun Pastoral Ekonomi Berkelanjutan SAE (sejahtera,adil,ekologis). Bahkan untuk menjamin ketahanan pangan di Desa Terong, PSE Paroki Narang telah lejong (berdiskusi) dengan Kepala Desa Terong dan staf lapangan dari Yayasan Ayo Indonesia untuk mengembangkan sorgum di Stasi Woang dan Stasi Wae Cepang.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel