Tetapi kawan ku..
Kita berdua pada maklum akan semuanya. Dalam derita, IA justru tetap tegar. IA bermahkotakan duri (Yoh 19:1-30). Tanpa jubah kebesaran. Sebab IA penutup TubuhNya telah ditanggalkan (Yoh 19:23)! Namun, di balik drama penuh getir IA tetap bertahan. IA tetap tegar lebih dari siapapun. Untuk akhirnya tiba pada “Selesailah sudah….” (YOh 19:30)
Kawan ku…
Entah kah kita berdua sungguh adalah warga KerajaanNya? Dan DIA benar-benar kita muliakan sebagai RAJA kita? Di Jalan Hidup mencapai Kerajaan DamaiNya yang kekal dan sempurna, kita berdua pasti tetap belajar apa artinya hidup dalam:
Kerendahan hati…
Kesederhanaan
Kesabaran
Kesetiaan
Pengorbanan
Pengampunan
Belaskasih
Iya, dalam menegakkan citra dan martabat kemanusiaan.
Kawan ku…
TUHAN KITA YESUS KRISTUS ITU RAJA SEMESTA ALAM….
Tidak kah kita sebenarnya miliki Panggilan Iman untuk bersahabat pula dengan alam dan lingkungan?
Bumi kita terluka! Lingkungan disesaki udara polutif dan gas penuh bahaya.
Kawan ku.. kita khianati YESUS RAJA SEMESTA ALAM saat kita tak peduli pada kelestarian alam. Saat kita beralih pada ‘raja-raja baru- yakni harta, kekayaan, materi dan uang, lalu dengan tegahnya hutan rimba dibiarkan untuk dibabat liar dan membabi buta. Yang timbulkan ‘ratap tangis dan kisah menyayat bagi flora dan fauna. Dan bencana ekogis itu segera siap datang menimpah…
Sssst kawan ku…
Di hari-hari ini, kita lagi menantinya hadirnya ‘penguasa, raja-raja, iya pemimpin-pemimpin’ di wilayah kita masing-masing…
Kiranya mereka bakal tampil sebagai pemimpin kita yang rendah hati di dalam dirinya. Pemimpin yang sungguh menyapa sesama manusia dan menjunjung tinggi nilai kemanusian..
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





