“Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel; mereka akan membangun kota-kota yang lengang dan mendiaminya. Mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya. Mereka akan membuat kebun kebun-buahan dan makan buahnya” (Am 9: 14).
Kita Perlu Melakukan Restorasi Atas Kehidupan
Bila kita mengalami kerusakan dan kehancuran fisik atau rohani seperti Israel, hendaklah kita tidak melakukan dosa dan kejahatan. Dosa dan kejahatan akan mendapat kerusakan dan kehancuran fisik dan rohani. Tetapi ada penderitaan dalam hidup yang tidak selalu karena dosa dan kejahatan. Karena dosa dan kejahatan, kita bisa saja sakit atau kehilangan semangat dan gairah hidup. Kita bisa menjadi orang yang tertutup dan suka bersembunyi serta menjauhkan diri dari Tuhan dan sesama.
Lebih daripada itu, bila kita sendiri atau orang lain mengalami kerusakan atau kehancuran, kita harus tetap optimis dan penuh harapan. Tuhan pada waktunya akan melakukan restorasi atas kehidupan kita. Dengan cara apa saja dan melalui siapa saja, Tuhan akan merabilitasi, memperbaiki dan membangun kembali kehidupan kita dari segala bentuk kerusakan dan kehancuran.
Tetapi kalau kehidupan kita tetap utuh, lengkap, aman dan selamat, kita harus merasa terpanggil untuk menolong dan membantu orang lain yang mengalami kerusakan dan kehancuran karena peristiwa atau kejadian apa saja. Keutuhan dan kelengkapan serta keamanan dan keselamatan tidak boleh hanya menjadi pengalaman kita sendiri, tetapi kehidupan yang nyaman yang kita miliki kiranya juga menjadi pengalaman hidup orang lain yang benar-benar berada dalam kerusakan dan kehancuran karena kejadian atau peristiwa apa saja.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





