Borong, infopertama.com – Yayasan Ayo Indonesia dengan Pemerintah Desa Poco Lia, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kab. Manggarai Timur menyelenggarakan pertemuan sehari membahas tentang topik pemberdayaan sosial masyarakat melalui kewirausahaan pertanian dan UMKM tempe berangkat dari pengalaman Yayasan Ayo Indonesia, Sabtu (15/7/2023), bertempat di Aula Kantor Kepala Desa Poco Lia.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Aleksius Berno, Kepala Desa Poco Lia. Giat ini dihadiri oleh Staf Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Poco Lia, staf pemberdayaan sosial ekonomi dari Yayasan Ayo Indonesia. Lalu, hadir pula 1 orang pengusaha tempe, wakil kelompok tani, kelompo tani muda, dan Kelompok Wanita Tani. Mereka berjumlah 24 orang peserta.
Kades Poco Lia, Aleksius dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Poco Lia sejak thn. 2022 sudah mengalokasikan Dana Desa untuk memberi perhatian pada upaya perbaikan atau peningkatan Ekonomi warga yang bergabung ke dalam 7 wadah kelompok tani, 1 Kelompok Tani Wanita. Hal itu berupa penyediaan benih aneka jenis sayur-sayuran, benih ikan air tawar, dan ternak kambing. Dukungan ini beralasan, tidak hanya karena mau menjalankan amanat Permendesa PDTT Nomor 7 Thn. 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022. Tetapi kami bersama masyarakat Desa Poco Lia dalam forum Musyawarah Desa sepakat untuk mengatasi berbagai soal. Di antaranya terkait kemiskinan ekstrim, penurunan hasil padi, tanaman kopi produksinya rendah. Lalu, penurunan pendapatan, dan cengkeh tidak berbuah pada 4 tahun terakhir. Padahal, kata Aleksius, tananam kopi dan cengkeh merupakan penopang ekonomi dari sebagian besar warga di Desa Poco Lia.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







