Setelah Iran, Negara Ini Disebut Bakal Diserang AS-Israel

infopertama.com – Negara Turki disebut sebagai salah satu yang mungkin akan diserang AS-Israel selanjutnya setelah Iran. Argumen ini dikatakan pengamat geopolitik di Fakultas Ekonomi Universitas RUDN, Rusia, Farhad Ibragimov.

Hal tersebut didasarkan pernyataan mantan Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett mengenai Turki dan Presidennya, Recep Tayyip Erdogan. Di mana ia secara efektif menyebut Ankara sebagai ancaman strategis baru bagi keamanan Israel.

“Bennett menuduh Turki mendukung tidak hanya Iran tetapi juga beberapa kelompok di Timur Tengah yang diklasifikasikan Israel sebagai organisasi teroris,” katanya dimuat laman RT, Kamis (5/3/2026).

Dalam sebuah wawancara, Bennett menggambarkan Erdogan sebagai “musuh yang canggih dan berbahaya yang ingin mengepung Israel”. Ia mendesak Israel dan sekutunya untuk tidak “mengabaikan” tindakan Ankara dan mengembangkan kebijakan penahanan yang komprehensif.

“Ia menekankan bahwa strategi tersebut tidak hanya harus ditujukan kepada Teheran, langkah-langkah sistemik juga harus diambil terkait Turki,” tambahnya lagi.

“Meskipun Bennett tidak menyebutkan taktik tekanan tertentu, retorikanya menyiratkan bahwa Israel perlu secara resmi mengakui Turki sebagai negara musuh,” ujarnya.

“Poros Mengerikan”

Pernyataan Bennett juga menyinggung apa yang ia sebut sebagai “poros mengerikan” kekuatan politik Islam, yang patut mendapat perhatian khusus. Ia mengklaim bahwa Qatar dan Turki, yang bertindak di Suriah dan Gaza, memperkuat jaringan yang terkait dengan Ikhwanul Muslimin.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel