Cepat, Lugas dan Berimbang
Opini  

Sesat Nalar Heribertus Nabit, Bupati Kabupaten Manggarai-NTT

Dalam sebuah negara yang sungguh-sungguh menghidupi dan menjadikan demokrasi sebagai ide regulatif penyelenggaraan pemerintahannya, perekrutan THL atau pegawai dalam bentuk apapun yang lainnya seharusnya dilakukan secara terbuka dan mesti melewati prosedur yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara rasional.

Prinsip keterbukaan dan prosedur rasional dalam hal perekrutan itu penting dilakukan untuk memenuhi asas kesetaraan dari setiap orang dan juga agar terpenuhinya kesamaan akses bagi siapapun terhadap hal-hal yang baik termasuk soal kerja yang layak dan pantas.

Dalam proses perekrutan yang terbuka dan melalui prosedur yang rasional, setiap orang diuji kelayakan dan kepantasannya apakah dia layak dan pantas untuk menduduki jabatan itu atau tidak.

Jadi, dalam hal itu, orang mendapatkan suatu pekerjaan bukan hanya karena ia adalah anak dari pejabat tertentu atau orang yang menjadi tim sukses pada saat Pilkada. Tetapi, karena memang orang yang direkrut tersebut memiliki kualitas dan integritas di dalam dirinya bahwa dia sungguh-sungguh berkompeten dalam dirinya.

Selain itu, terkait dengan dikotomi ‘Orang Besar dan Orang Kecil’, sebagai pemimpin yang dipilih secara demokratis dan hidup di dalam alam demokratis, Heri Nabit seharusnya tidak dapat dibenarkan untuk mengucapkan kalimat tersebut.

Dalam negara demokratis, tidak ada pembedaan bahwa ‘orang ini ialah orang besar dan orang itu adalah orang kecil; anak pejabat seperti FN ialah orang besar, sementara yang lainnya ialah orang kecil.’

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN