Cepat, Lugas dan Berimbang

Sendal Seribu, Bertobatlah dan Berbuahlah

Minggu, 4 Desember 2022
Hari Minggu Adven II
Yes 11:1-10; Rom 15:4-9 & Mat 3:1-12
[Thn. V-SS/334/12/2022]

Marilah Kita Berdoa:
Allah Bapa yang Maharahim, Engkau telah memanggil kami untuk memersiapkan diri guna menyambut kedatangan PuteraMu. Bantulah kami agar dapat bertumbuh dalam semangat pertobatan sehinga kami selalu siap siaga setiap saat menyongsong kedantangan Yesus Kristus PuteraMu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami yang Hidup dan Berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus. Allah sepanjang segala masa, Amin.

Sekali peristiwa tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan berseru, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” Sesungguhnya, dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika nabi itu berkata, “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”

Yohanes itu memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Dan sambil mengakui dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

Tetapi waktu melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah Yohanes Pembaptis kepada mereka, “Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat lolos dari murka yang akan datang?

Maka hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Kami adalah anak Abraham. Sebab aku berkata kepadamu: Dari batu-batu ini pun Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham. Kapak sudah tersedia pada akar pohon. Dan, setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian daripadaku lebih berkuasa daripadaku. Dan, aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah di tangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung. Tetapi debu jerami akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

Bertobatlah dan Berbuahlah

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
KITA semua adalah manusia berdosa. Kita telah dan sering menyimpang dari jalan hidupNYA. Dan, kita sering ikut keinginan diri kita, ikut dorongan dan nafsu kita. Akan tetapi, satu hal yang membuat kita selalu sadar sehingga berani untuk bangkit dari segala bentuk salah dan dosa kita adalah bahwa kita adalah pendosa yang dapat belas kasihi Allah. Kesadaran akan hal inilah yang membuat kita untuk menjauhkan diri dari segala bentuk kecenderungan yang ada dan semakin mendekatkan diri dengan DIA yang selalu menerima kita apa adanya. Butuh sedikit keberanian untuk buka hati dan mengisinya dengan benih pertobatan secara khusus pada masa ini agar kita sungguh dapat mempersiapkan kedatangan Yesus Kristus di dalam hati kita..

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
Bacaan-bacaan pada injil hari ini mengajak kita tidak hanya mengusahakan sebuah pertobatan melainkan menghasilkan buah dari pertobatan itu sendiri. Ada buah nyata yang dapat kita nikmati dari pertobatan. Singkatnya, dengan bertobatlah berarti berani pula menghasilkan buah dari pertobatan tersebut.

Di sini, kita tidak sedang berbicara tentang arti dan makna dari pertobatan, tetapi kita lebih melihat aksi, wujud nyata dari PERTOBATAN. Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah dekat. Demikian seruan Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea. Akhir dari seruannya, “Alat penampi sudah di tanganNya. Ia akan membersihkan tempat pengirikanNya dan mengumpulkan gandumNya ke dalam lumbung. Tetapi debu jerami akan dibakarNya dalam api yang tidak terpadamkan.” Setiap pertobatan harus barengi dengan buah yang nyata dalam hidup.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus
Sebagai umat beriman yang mengasihi Allah, kita harus lebih gesit dalam mempersiapakan jalan untuk Tuhan dan meluruskan jalan bagiNYA, selama masa ADVENTUS ini. Ini adalah masa yang kedua. Sebuah masa di mana kita dipanggil untuk lebih serius mempersiapkan hati, batin kita bagi kedatangan YESUS KRISTUS.

Persiapan batin, persiapan hati, persiapan segenap hidup kita jauh lebih penting dari pada segala persiapan jasman/ lahiriah yang kita persiapkan saat ini. Kita pasti berencana untuk membeli baju yang baru tetapi jauh lebih penting jika kita berusaha untuk menjadi manusia baru. Kita berusaha untuk meluruskan rambut/ smooting tapi baiklah jika kita berusaha untuk meluruskan hati kita yang saat ini sedang bengkok dalam relasi dengan Allah dan sesama.

Sahabatku, Sahabat Sendal Seribu yang terkasih,
Tanggalkan manusia lama kita; keegoisan, kecemburuan, iri hati, dendam, sakit hati yang akan menghambat seluruh persiapan kita menyambut kelahiran Yesus. Mulailah mengenakan kebaikan,kasih sayang, sukacita dan kedamaian.

Kita adalah pendosa yang bertobat yang dapat belas kasihi ALLAH. Karena itu, tidak ada alasan dalam hidup kita saat ini untuk mengabaikan kasih ALLAH sebab ALLAH telah mengaruniakan Belas Kasihan kepada kita semua. Selamat memasuki Pekan Adven II.

Marilah Kita berdoa:
Ya Tuhan aku percaya Engkau dapat membuka mata hatiku. Bukalah mata hatiku agar dapat melihat kasih dan kebaikanMu dalam aku dan dalam diri sesama yang hadir di jalan hidupku, kini dan sepanjang segala masa, Amin.

Bertobatlah

Dio Vi Benedica
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel