Ruteng, infopertama.com – Dalam rangka menjalankan fungsi representasi dan pengawasan, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Ambrosius Garung melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Desa Pongkor, Kecamatan Satarmese, Rabu (25/02/2026).
Kegiatan ini menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait sektor pendidikan dan infrastruktur dasar.
Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Bagian Umum Dinas PPO Kabupaten Manggarai Hendrikus Mampu, Koordinator Pendidikan Kecamatan Satarmese Yustinus Patut, perwakilan Sekretariat DPRD, serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai.
Dalam sesi dialog, guru-guru SDK Pongkor menyampaikan kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai sudah tidak layak pakai. Sejak tahun 2017, sekolah tersebut belum pernah menerima bantuan meubelair, sehingga sebanyak 127 siswa harus belajar menggunakan meja dan kursi yang mengalami kerusakan berat.
Permasalahan utama yang menghambat bantuan revitalisasi adalah adanya perbedaan data luas lahan sekolah, antara data Dapodik yang tercatat 5 hektare dan klaim wilayah adat sebesar 2,5 hektare.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Pongkor Gregorius Tantu menyatakan kesiapannya menandatangani surat keterangan tanah demi percepatan perbaikan sekolah, dengan catatan bahwa data luas lahan harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Sementara itu, Hendrikus Mampu menjelaskan bahwa perlu ada koordinasi pihak SDK Pongkor dengan Yayasan Sukma terkait dokumen awal kepemilikan lahan SDK Pongkor. Selain itu, tim teknis akan melakukan pengukuran ulang untuk menyinkronkan data Dapodik dengan kondisi faktual di lapangan sehingga bantuan revitalisasi dapat segera direalisasikan tanpa merugikan pihak manapun.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











