Cepat, Lugas dan Berimbang

Ruteng yang Berubah: Ketika Tanah Dijual, Masa Depan Dipertaruhkan

Dalam perspektif pendidikan, praktik ini sejalan dengan gagasan John Dewey tentang learning by doing. Pendekatan ini juga selaras dengan experiential learning dari David Kolb, serta mencerminkan kecerdasan naturalis menurut Howard Gardner.

Kini, ruang belajar itu perlahan hilang.

Sawah-sawah digantikan oleh rumah tembok dan pemukiman. Pembangunan menghadirkan kemajuan, tetapi juga perubahan mendasar.

Tanah perlahan berpindah tangan.
Kampung yang dulu diisi warga lokal kini dipenuhi bangunan-bangunan besar yang banyak dimiliki oleh warga dari luar daerah. Warga menjual tanah bukan karena pilihan bebas, melainkan karena tekanan ekonomi—untuk memenuhi kebutuhan hidup, membayar utang, atau sekadar bertahan.

Berdasarkan data Bappenas tahun 2021, wilayah Manggarai menghadapi tekanan krisis iklim yang ditandai dengan menurunnya debit air dan meningkatnya kerentanan sektor pertanian.

Dalam kerangka perencanaan pembangunan nasional, kawasan ini termasuk wilayah yang diprioritaskan dalam penanganan dampak perubahan iklim, khususnya terkait ketahanan air dan produksi pangan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN