Cepat, Lugas dan Berimbang
Religi  

Renungan Katolik, Puasa Hati!

Aku berkata kepadamu, ‘Mereka sudah mendapat upahnya.’ Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Puasa Hati!

“Koyakanlah hatimu dan janganlah pakaianmu. Kalau berpuasa, biarkanlah itu BAPA yang mengetahuinya, sebab BAPA melihat yang tersembunyi, yaitu hatimu yang sedang merawat cinta denganNYA”

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Hari ini kita mengawali masa liturgi yang baru yaitu masa puasa, masa tobat,masa Prapaskah. Masa di mana kita berusaha dengan segala keterbatasan dan kekurangan kita untuk meninggalkan cara hidup kita yang lama, meninggalkan kegelapan dosa, dan memutuskan keinginan untuk berkolaborasi dengan kegelapan. Nabi Yoel dalam bacaan pertama (YL 2:12-18) menegaskan kepada kita bahwa Puasa adalah masa di mana kita “BERBALIK KEPADA TUHAN DENGAN SEGENAP HATI, KOYAKAN HATI DAN JANGAN PAKAIANMU.

Inilah cara ampuh untuk tenggelam dalam cinta kasih Kristus dan menghayati hidup baru dalam Roh Kudus. Dengan mengoyakan hati kita, kita membongkar segala kepalsuan dan isi hati kita yang penuh dengan kegelapan dan dosa. Hati yang menjauh dari cinta kasih Kristus. Kita membongkar hati kita yang lama agar dapat menjadi baru, menjadi hati di mana Allah satu-satunya yang mengisi hati kita dengan KASIH dan KERAHIMANNYA (Bdk 2 Kor 5:20). Dengan cara inilah kita membiarkan hati kita dipenuhi oleh KASIH KARUNIANYA dan membuatnya tidak menjadi sia-sia berada di dalam hati kita ( 2 Kor 6:1). Hati yang telah terkoyak dan yang telah dipenuhi oleh KASIH KARUNIA Allah ini membawa kita pada sebuah puasa yang sejati. PUASA HATI. Sebab “Bapa yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu” (Luk 6:6,18).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN