Jadikan Pengakuamu Petrus, Juga Pengakuanku!
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Kita tidak akan memiliki pengalaman akan Kasih Yesus, bila kita tidak setia berjumpa denganNya dalam doa dan kontemplasi. Di dalam doa dan kontemplasi, kita bisa mengalami keakraban relasi dengan YESUS dan mengalami secara lebih dalam akan YESUS yang hadir dalam perjalanan hidup kita.
Pengenalan akan YESUS akan kita peroleh dalam dan melaluii doa dan kontemplasi bila relasi dengan YESUS ini selalu kita bina dan bangun setiap hari. Oleh karena itu, hidup beriman kita harus bergerak maju hari demi hari. Artinya, setiap hari kita diajak untuk semakin tenggelam dalam Kasih Yesus, sehingga kita sungguh mengalami secara pribadi kasih Yesus ini dalam setiap peristiwa hidup kita.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Pengakuan Petrus pada hari ini adalah buah dari relasi yang intim yang telah ia rajut selepas ia berani meninggalkan segala-galanya dan mengikuti Yesus. Tidak sekadar mengikuti Yesus, Petrus sungguh mengalami sendiri setiap tapak jejak langkah sang Guru, sehingga yang kini ia ikuti bukanlah menurut apa kata orang, tetapi menurut kata hati, kata cinta yang mengalir dari pengalaman kasihnya dengan YESUS, “Engkaulah Mesias, Anak Allah yang hidup.”
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Hampir semua orang sudah mengetahui bahwa YESUS adalah Anak Allah yang hidup. DIA adalah Mesias. Tapi, tidak semua orang yang sungguh hidup di dalamNYA, menjadikan DIA sungguh hidup dalam setiap kata dan perbuatan kita. Kita mengaku dengan mulut bahwa DIA adalah ANAK ALLAH, tapi kita menyangkal DIA dengan perbuatan kita yang menghina DIA ketika kita menghina sesama, ketika kita tidak menghargai cinta kasih, ketika kita menabur benci dan dendam, ketika kita menolak penderitaan, ketika mengabaikan perbuatan kasih. Pada saat itu, kita pasti akan mendengarkan kembali kata-kata YESUS kepada Petrus di akhir kisah ini, “Enyahlah Iblis! Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau memikirkan bukan yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







