“Itu di daerah terpencil dia bisa mendapatkan saran dari dokter berpengalaman di Jakarta. Sampai pada titik operasi juga dari jarak jauh bisa dilakukan juga dari Jakarta,” tuturnya.
Luhut juga menambahkan kalau munculnya Starlink bisa menggantikan layanan internet yang biasanya dihadirkan dari base transceiver station alias menara BTS.
“Coba kalau kita lihat kemarin ini, BTS-BTS itu, sekarang enggak perlu ada BTS-BTS, kan sudah ada starlink?” timpal Luhut.
Menurut Luhut, kehadiran Starlink bisa membantu aspek pendidikan hingga kesehatan di Indonesia, khususnya daerah pelosok yang sudah mendapatkan internet.
Selain itu, Starlink mampu menjangkau wilayah-wilayah yang belum mendapatkan akses internet alias blank spot.
“Nah kalau blank spot-nya makin kurang, komunikasi kita bisa lebih bagus lagi ke daerah-daerah terpencil untuk memberikan servis kesehatan dan juga servis pendidikan,” pungkasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
