
Sementara 10 provinsi terendah di bawah 85 persen adalah Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, Maluku Utara, Papua, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Untuk di tingkat kota, Prabumulih meraih realisasi tertinggi dengan pendapatan 111 persen dari target. Namun, Kota Palopo menjadi yang paling rendah dengan 67 persen realisasi pendapatan.
Lebih jauh, di tingkat kabupaten pendapatan paling tinggi terealisasi adalah Kabupaten Mimika dengan 116 persen. Sedangkan yang terendah dengan 56 persen adalah Kabupaten Halmahera Tengah.
“Kabupaten Halmahera Tengah paling rendah, sebentar lagi mau ada pergantian Pj (Penjabat). Ya sudah pasti Pj-nya nggak kita dengar dari bupatinya, kita cari orang yang lebih bagus lagi untuk mendapatkan pendapatan,” tegas Tito.**
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan