Romo Bone juga mengungkapkan harapannya kepada 115 mahasiswa/i semester 7 yang akan bermagang.
“Saya sebagai Ketua Prodi mengharapkan kehadiran Anda sekalian menjadi duta yang akan menjaga nama baik Prodi, disamping sebagai mahasiswa yang belajar. Saya harap kalian mengikuti tata tertib yang ada di sekolah, serta menjalankan magang dengan bermartabat yang artinya menjalankan apa yang dipercayakan oleh sekolah dan kampus,” ungkap penulis buku Fatamorgana Bahasa Indonesia itu.
Selanjutnya, Dekan FKIP Unika St. Paulus Ruteng yang diwakili oleh Bedilius Gunur, M.Pd, memberikan sambutan sekaligus membuka Pembekalan Magang 2 ini.
“Magang sebagai wadah untuk membetuk jati diri sebagai calon pendidik yang professional. Magang menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Program magang tidak hanya sekadar kewajiban akademis yang harus diselesaikan mahasiswa, tetapi sebuah sarana untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari, mengeksplorasi pengalaman nyata di dunia pendidikan, dan mengembangkan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional,” ungkapnya.
Dalam sambutannya juga ia menyampaikan pesan yang sangat berpengaruh dalam menjalankan magang 2 oleh mahasiswa PBSI terutama dalam menjaga nama baik lembaga pendidikan Unika St. Paulus Ruteng.
“Ketika mahasiswa menjalani Magang 2 di sekolah, maka mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai individu, tetapi juga sebagai perwakilan dari prodi, fakultas atau universitas. Setiap tindakan, sikap, dan performa mahasiswa akan dianggap sebagai cerminan dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh Prodi, Fakultas atau lembaga unika secara umum,” tegasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





