Polisi Masih Memburu Pelaku Lain
Selain itu, polisi masih memburu dua orang tersangka lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
Sehingga total tersangka yang diduga ikut andil dalam kasus pembunuhan Baharudin Wicaksono ada 8 orang.
Khusen menyebut para tersangka mempunyai andil dalam menganiaya korban sebelum akhirnya meninggal dunia. Tindakan penganiayaan itu mereka lakukan di dalam mobil sewaan tersangka C.
Menurut Khusen, saat menganiaya, korban sudah dalam keadaan terikat tali rafia dan dudukkan di jok belakang mobil.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal karena pendarahan di bagian belakang kepala. Korban dipukuli berkali-kali dengan tangan kosong oleh para tersangka dan pernah pakai helm,” ungkapnya.
Temuan Mayat
Kepala Dusun (Kadus) Kedungrante, Erna Kristari, mengatakan, warganya, Sutrasno menemukan keberadaan mayat misterius itu sekitar pukul 07.00 WIB.
Awalnya, warga tersebut curiga dan berpikir ada korban kecelakaan akibat kendaraan nyeplos (rem blong) karena menemukan sandal di pinggir jalan tepatnya di atas jurang.
“Pak Sutrasno yang pertama kali menemukan mayat. Awalnya, ia curiga ada sandal di pinggir jalan dan berpikir ada kendaraan nyeplos (rem blong) masuk jurang. Begitu melihat ke bawah, ia kaget melihat ada sesosok mayat (Baharudin) dengan kondisi mengenaskan,” cerita Erna, Senin (20/2/2023).

Lantas, Sutrasno pergi ke rumah warga lain meminta ditemani untuk memastikan temuannya. Setelah ngecek, rupanya sosok misterius itu benar adalah jasad manusia.
“Kemudian, warga langsung lapor ke saya. Setelah memastikan tempat kejadian perkara (TKP) dan yakin itu sosok mayat, maka saya hubungi Pak Kades Kaligono (Suroto) lalu lapor ke Polsek,” terangnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





