Mama Flo, Wanita Purba di Liang Bua Gemparkan Dunia

Mama Flo

Tapi yang jelas Mama Flo dan kawanannya di Liang Bua ini hidup pada 100.000 hingga 60.000 tahun yang lalu. Atau, kehidupannya berada pada akhir Zaman Pleistosen sebelum kedatangan manusia modern di Flores. Sebelum mereka menetap di Liang Bua, diyakini sebagai makhluk penjelajah, berpindah, berburu, meramu, dan mengumpul makanan.
“Dugaan bahwa Homo floresiensis adalah manusia modern yang pola hidupnya sudah menetap (bertempat tinggal), bertani dan mengenal peternakan (domestikasi) tampaknya tidak masuk akal karena tidak ada bukti-bukti yang mendukung, apalagi dikaitkan dengan manusia yang masih hidup sekarang,” lanjutnya.

Mama Flo Lebih Mirip Para Papa Mama Kekinian di Liang Bua

Berdasarkan analisis batu, Homo floresiensis punya kemiripan dengan gaya hidup manusia modern yang menempati Liang Bua setelahnya. Perbedaannya terletak pada pemilihan batu yang lebih digunakan mereka berasal dari tufa kersikan, sedang manusia modern menggunakan batu riang.

Kemudian secara penggunaan api, manusia katai ini lebih sedikit menciptakan api daripada manusia modern, berdasarkan penemuan jejak penggunaan api. (Afkar Aristoteles Mukhaer/iP)

Tulisan ini telang tayang pada Nationalgeographic.co.id dengan judul “Riwayat Temuan Manusia Katai di Flores yang Gegerkan Dunia Arkeologi”

Laman: 1 2 3 4

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

2 responses to “Mama Flo, Wanita Purba di Liang Bua Gemparkan Dunia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses