Kuliah Umum Bupati Raja Ampat dan Ketua STPMD “APMD” Yogyakarta bahas Government Making Kesejahteraan Rakyat

Pemerintahan yang baik lahir dari dialog antara pengetahuan, pengalaman, masyarakat, dan keberanian untuk melakukan perubahan.
Pada akhirnya, government making adalah pekerjaan politik sekaligus pekerjaan kemanusiaan.
Ia berbicara tentang bagaimana kekuasaan digunakan. Apakah kekuasaan hanya digunakan untuk mempertahankan kekuasaan, atau digunakan untuk memperluas kemampuan rakyat menjalani kehidupan yang lebih baik?

Pemerintahan yang berorientasi kesejahteraan harus menempatkan rakyat sebagai tujuan, bukan sebagai alat legitimasi. APBD bukan milik pemerintah. Program bukan milik kepala daerah. Kekuasaan bukan milik pejabat. Semuanya adalah instrumen publik yang harus kembali kepada kepentingan masyarakat.
Maka, ukuran keberhasilan pemerintah sesungguhnya sederhana: ketika pemerintah hadir, apakah rakyat merasa kehidupannya lebih aman, lebih adil, lebih sejahtera, lebih berdaya, dan lebih bermartabat?

Jika jawabannya ya, maka government making menemukan maknanya.
Tetapi jika pemerintah semakin besar sementara rakyat semakin jauh dari kesejahteraan, kita perlu bertanya kembali: untuk siapa pemerintahan dibuat?

Pertanyaan itulah yang seharusnya terus hidup di ruang akademik maupun ruang pemerintahan. Sebab pada akhirnya, pemerintahan bukan tentang membuat negara terlihat kuat di hadapan rakyat. Pemerintahan adalah tentang membuat rakyat kuat menjalani kehidupannya.


Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel