Pertanyaan tabu: Apa bedanya secara struktural antara pengusaha yang mengambil tanah dan pembuat film yang mengambil citra penderitaan? Keduanya adalah bentuk ekstraksi. Keduanya mengambil sesuatu dari masyarakat adat tanpa memberi kendali penuh. Keduanya mengubah sesuatu yang bernilai (tanah; luka) menjadi komoditas yang diperdagangkan di pasar yang berbeda.
Perbedaannya hanya pada objek yang diekstrak: material versus simbolik. Namun bagi masyarakat adat, perbedaan itu mungkin tidak terlalu berarti jika pada akhirnya nasib material mereka tidak berubah setelah film selesai diputar.
Kontrak Tidak Seimbang: Siapa yang Memegang Kendali?
Dalam ekstraksi material, pengusaha memiliki kuasa karena modal. Dalam ekstraksi simbolik, pembuat film memiliki kuasa karena akses ke alat produksi makna. Masyarakat adat, dalam kedua kasus, berada di posisi yang lemah. Apakah mereka bisa mengedit film? Apakah mereka bisa memveto adegan yang membuat mereka malu atau rentan secara politis? Apakah mereka mendapat bagi hasil dari tiket bioskop? Apakah mereka bisa mengubah narasi jika mereka merasa direpresentasikan secara tidak adil?
Jawabannya hampir selalu: tidak. Masyarakat adat adalah objek yang difilmkan, bukan subjek yang memproduksi film. Mereka diundang untuk “bercerita”, tetapi cerita itu kemudian diambil alih, diedit, dan dibingkai oleh logika naratif yang berasal dari luar komunitas mereka.
Dalam banyak kasus, mereka baru melihat hasil akhirnya setelah film tayang—dan pada saat itu, tidak ada yang bisa diubah.Inilah bentuk kekerasan simbolik yang halus: masyarakat adat dieksploitasi dua kali. Pertama oleh negara dan pengusaha yang mengambil tanah mereka. Kedua oleh pembuat film dan penonton yang mengambil citra penderitaan mereka. Yang pertama bersifat fisik, yang kedua bersifat simbolik. Namun keduanya sama-sama mengambil tanpa memberi kendali. Dan ironisnya, yang kedua sering kali dibungkus dengan bahasa “pembelaan” dan “solidaritas”, sehingga lebih sulit dikritik.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel



