Cepat, Lugas dan Berimbang

Keputusan Tertulis Membawa Sukacita

1). Jangan Membiarkan Masalah Tergantung

Persoalan dan masalah apa saja pasti tidak dikehendaki dan tidak dicari oleh manusia. Akan tetapi tanpa dikehendaki dan dicari, persoalan dan masalah apa saja pasti tetap datang dan menimpa hidup manusia.

Apabila ada persoalan dan masalah, janganlah kita terbiasa atau membiasakan diri untuk menyimpan atau‘mengendapkan’ atau menyembunyikan persoalan dan masalah yang ada. Apa pun kondisi dan keadaan, persoalan dan masalah tidak boleh dibiarkan ‘mengambang’, menggantung atau tergantung. Tetapi harus cepat dihadapi dan diatasi.

Persoalan dan masalah yang dibiarkan ‘tergantung’ akan terus “menggelisahkan dan menggoyangkan hati” (Kis 15: 24) dan pikiran manusia. Bila ada persoalan dan masalah, manusia tidak akan mengalami dan merasakan hati dan pikiran yang tenang dan nyaman, aman dan damai dalam hidup. Manusia akan terus merasa tercancam dan gelisah, cemas dan takut dalam hidup.

Tuhan Yesus berkata: “Janganlah kamu kuatir akan hari esok, karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari” (Mat 6: 34). Bila kita menyimpan atau menunda penyelesaian suatu persoalan dan masalah, kita menambah dan menumpukkan kecemasan dan kegelisahan serta ketakutan dan ‘kesusahan’ dalam hidup. Sebab itu persoalan dan masalah apa saja harus cepat diatasi dan diselesaikan serta dibereskan dan diakhiri pada waktunya.

2). Keputusan Tertulis Atas Penyelesaian Persoalan dan Masalah

Persoalan dan masalah tentang perkara sunat tidak dapat diselesaikan pada tingkat lokal di Antiokhia. Maka perkara itu dibawa kepada para Rasul dan penatua-penatua pada tingkat lebih tinggi di Yerusalem. Dari tingkat lebih tinggi di Yerusalem itu, keluar suatu keputusan tertulis dalam bentuk surat. Yudas dan Silas membawa dan membaca surat keputusan itu di hadapan jemaat di Antiokhia dan mereka semua ‘bersukacita karena isinya yang menghiburkan.’

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN